
Horrreee.... hari ini libur, tapi jadi ingat besok kuliah analisis dan perancangan sistem.....
nah dari pada ngopi sambil ngelamun, mendingan buat postingan biar bisa bagi-bagi manfaat sama temen-temen sekalian....... eng ing eng.....
Sistem merupakan sekumpulan unsur atau elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Jadi berdasarkan pengertian diatas sistem itu tidak hanya dalam dunia komputer tapi juga dalam dunia masyarakat. eit eit eit tapi disini kita dak akan bahas sistem yang diluar dunia komputer. Dalam dunia Komputer Sistem ini ada beberapa jenis seperti sistem operasi, sistem informasi, sistem pakar dan lainnya. Tapi untuk postingan kali ini kita fokuskan di Sistem informasi.
Pengertian Sistem Informasi sendiri merupakan sebuah sistem yang terintegrasi untuk menyediakan dan mengelola informasi untuk mendukung operasi, manajemen dalam suatu organisasi.
Secara konsptual siklus pengembangan sebuah sistem informasi adalah:
- Analisa Sistem : Pada tahapan ini kita akan menganalisis dan mendefinisikan masalah yang ada dan kemungkinan solusi yang akan diterapkan dalam sistem informasi
- Perancangan Sistem : Setelah masalah dan solusi terinverntarisir maka langkah selanjutnya adalah merancang bagaimana input dan output sistem informasi serta struktur file, program, prosedur, hardware, software yang diperlukan untuk mendudkung sistem informasi.
- Pembangunan dan Testing Sistem : pada tahapan inilah sistem informasi akan dibangun berdasarkan hasil analisis dan perancangan dan sistem yang telah selesai akan diuji apakah sesuai dengan yang diharapkan atau tidak
- Implementasi Sistem : Setelah sistem berjalan dengan baik seperti yang diharapkan maka sistem itu sudah dapat diimplementasikan pada kegiatan yang membutuhkan sistem informasi tersebut
- Perawatan : Tentunya perawatan diperlukan pada sistem sehingga sistem dapat berjalan dengan baik
- Evaluasi Sistem : Hal terakhir ini diperlukan untuk terus meningkatkan fungsi sistem kearah yang lebih baik
Otre-otre 6 (enam) poin diatas kan secara umum, nah sekarang akan kita bahas lagi secara detail setiap tahap dalam menganalisis dan merancang suatu sistem.
ANALISIS SISTEM
Sebelum merancang dan membangun suatu sistem, ada beberapa hal yang harus dilakukan pada tahap analisis ini yaitu:
- Mengurasikan Alasan mengapa sistem itu harus dibuat serta menentukan batasan-batasan sampai damana ruang lingkup sistem itu sendiri
- Apabila akan mengembangangkan sistem yang ada menjadi lebih baik maka perlu dideskripsikan bagaimana operasi dan kekurangan dari sistem lama yang akan diperbaharui.
- Menguraikan tujuan-tujuan yang hendak dicapai dengan dirancang dan dibangunnya suatu sistem
- Menentukan rekomendasi-rekomendasi kebutuhan sistem yang ideal
- Memproyeksikan kebutuhan sumber daya dan biaya yang dibutuhkan untuk merancang dan mebangun sistem
- Menginfentarisir masalah-masalah yang akan dihadapi dalam merancang dan membangun sistem
PERANCANGAN SISTEM
Pada tahap perancangan sistem ini ada beberapa hal yang perlu kita tentukan
- sumber daya organisasi seperti sumber daya manusia, peralatan, bahan-bahan, uang dan keterampilan
- Informasi Kebutuhan dari pengguna yang didapatkan dari analisa sistem
- kebutuhan dari sistem yang akan dibuat
- metode yang akan digunakan dalam melakuakn pemrosesan data dalam sistem informasi
- Operasi data yang dibutuhkan dalam pembangunan sistem
- membuat alat bantu seperti dfd, dcd, dd, decission table, dan lain sebagainya (Dibahas di kesempatan lainnya ya.. hee............)
Nah setelah hal diatas (Analisa dan Perancangan Sistem) sudah dilaksanakan dan tidak ada masalah maka saatnya mengetikkan coding-coding sesuai dengan pilihan anda, apakah C++, VB, delphi, Java, Python, PHP dll.
Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatiakn pada saat pembuatan sistem informasi ini yaitu:
- Sumber data sebaiknya hanya dikumpulkan sekali sebagai input ke sistem informasi.
- Akurasi sumber data sangat tergantung pada banyaknya langkah untuk me-record, collect dan prepare data untuk prosessing. Semakin sedikit langkah semakin akurat.
- Data yang dihasilkan dari sistem berbasis komputer sebaiknya tidak dimasukkan lagi ke sistem.
- Pewaktuan yang diperlukan untuk mengumpulkan data harus lebih kecil dari pewaktuaninformasi tersebut diperlukan.
- Perlu pemilihan cara pengumpulan data yang paling optimal
- Pengumpulan data tidak harus on-line, melainkan tergantung dari kebutuhan informasi.
- Semua sumber data harus dapat di validasi dan diedit segera setelah di kumpulkan.
- Data yang sudah divalidasi, sebaiknya tidak divalidasi pada proses selanjutnya.
- Total kontrol harus segera di cek lagi sebelum dan sesudah sebuah aktifitas prosesing yang besar dilakukan.
- Data harus dapat disimpan hanya di 1 tempat dalam basis data kecuali ada kendala sistem.
- Semua field data sebaiknya memiliki prosedur entri dan maintenance.
- Semua data harus dapat dicetak dalam format yang berarti untuk keperluan audit.
- File transaksi harus di maintain paling tidak dalam 1 siklus update ke basis data.
- Prosedur backup dan security harus disediakan untuk semua field data.
- Setiap file non sequential perlu memiliki prosedur reorganisasi secara periodik.
- Semua field data harus memiliki tanggal update/akses penyimpanan terakhir.
0 comments:
Posting Komentar